Atmometer dan Anemometer


#Atmometer

Atmometer ialah alat yang digunakan untuk mengukur kecepatan penguapan. Atmometer disebut juga dengan evaporimeter. Dengan alat ini, kita dapat mengetahui berapa jumlah air yang diuapkan ke udara dalam waktu tertentu. Satuan yang digunakan dalam atmometer adalah ml/m2s.

Atmometer merupakan tabung berskala yang diisi air. Cara menggunakan atmometer sederhana ialah sebagai berikut:

  1. Tuangkan air ke dalam tabung sampai penuh.
  2. Pada bab ujung tabung yang terbuka, selipkan kertas hisap berukuran 1 cm × 1 cm. Kertas ini berfungsi sebagai penutup tabung.
  3. Balikkan posisi tabung tersebut sehingga kertas penutup tadi berada di bab bawah.
  4. Gantungkan tabung tersebut pada ranting atau pohon di sekitar tempat melaksanakan pengamatan. Catat posisi awal air dalam tabung.
  5. Setiap 15 menit tabung diamati. Perhatikan, apakah permukaan air mengalami penurunan, kemudian catat penurunan tersebut. 3. 

#Anemometer

Angin merupakan gejala alam yang tidak dapat dilihat, tetapi dapat diamati dengan dirasakan geraknya. Dengan demikian, aspek yang dapat diamati dari angin ialah kecepatan geraknya. Alat yang digunakan untuk mengamati kecepatan angin disebut anemometer.

Berdasarkan prinsip penggunaannya, anemometer dibagi menjadi beberapa jenis, di antaranya: anemometer dengan propeler, anemometer digital, anemometer high range, dan anemometer low range. Anemometer yang banyak digunakan dalam pengamatan adalah anemometer digital.

Anemometer digital terdiri atas tombol-tombol dan layar tampilan. Anemometer ini memiliki tiga skala pengukuran yaitu m/s, km/jam, dan knot. Pada anemometer digital, pengukuran dapat dilakukan berulang-ulang dan data akan tersimpan secara otomatis.

Cara penggunaan anemometer ialah sebagai berikut:

  1. Tentukan dari mana datangnya arah angin.
  2. Nyalakan anemometer dengan menekan tombol power.
  3. Layar tampilan (display) menghadap ke arahmu dan angin yang datang dari arah belakang tampilan layar.
  4. Lihat angka yang menyampaikan kecepatan angin pada layar tampilan.
  5. Apabila angka kecepatan angin sudah konstan, tekan tombol hold, kemudian catat hasilnya.