Di Mana Mata Menyimpan Hasil Rekamannya?


Mata insan menyerupai kamera yang merekam segala sesuatu yang dilihat, sedangkan akhirnya disimpan di otak yang memiliki bab yang berfungsi sebagai memori. Akan tetapi, di manakah rekaman tersebut disimpan?

Para ilmuwan telah berhasil menentukan letak memori tersebut. 
Meskipun melibatkan seluruh bab otak secara terintegrasi, bab yang paling berperan dalam proses ini yaitu parietal cortex yang berada di permukaan otak bab tengah.
Proses Belajar
Karena bab inilah, insan dapat berguru mengenali bentuk benda, wajah, atau tulisan. Saat melihat sesuatu untuk kali pertama, tentu kau tidak tahu benda apakah itu, bukan?

Nah, saat mata melihat bentuk absurd untuk kali pertama, informasinya akan disimpan di sana. Informasi ini akan dipakai untuk mempelajari benda tersebut selama proses belajar.

“Seseorang tidak dilahirkan untuk membeda-bedakan benda, mirip kursi, meja, atau telepon,” kata David Freedman, seorang peneliti biologi otak di Sekolah Kedokteran Harvard. Menurutnya, insan dapat melakukannya alasannya yaitu belajar. Untuk melihat tugas otak dalam proses pembelajaran itu, ia dan koleganya melatih sejumlah simpanse untuk memainkan permainan di komputer. Mereka dihadapkan pada lusinan gambar yang masuk dalam dua kategori.
“Saat mereka berlatih, kami memantau acara neuron-neuronnya,” kata Freedman. Parietal cortex merupakan bab yang sangat aktif. Bagian ini merupakan cerminan pilihannya untuk memasukkan gambar-gambar benda-benda tersebut dalam dua kategori. 

Pembelajaran dan pengalaman juga mengubah rekaman kategori yang disimpan di parietal cortex. Selama beberapa ahad kemudian, monyet-monyet tersebut dihadapkan pada gambar-gambar yang sama, namun dimasukkan dalam kategori berbeda. Seperti dilaporkan dalam jurnal “Nature”, acara parietal cortex terlihat melaksanakan adaptasi untuk menentukan kategori baru.
“Aktivitasnya tidak hanya menandai bentuk visual yang dilihatnya, namun menandai ke kategori mana benda tersebut dimasukkan,” ujar Freedman.