[Lirik+Terjemahan] AKB48/JKT48 – Oshibe to Meshibe to Yoru no Chouchou (Benang Sari, Putik Dan Kupu-Kupu Malam)

AKB48/JKT48 – Oshibe to Meshibe to Yoru no Chouchou (Benang Sari, Putik Dan Kupu-Kupu Malam)

[Lirik, Lyrics, Lirica, Letra, Paroles, 歌詞, บทร้อง, лирика]


ROMAJI:

naisho konya atta koto
dare ni minute hanashicha dame yo
naisho konna toko ni kite
korekara nani suru no?

AH- tsuki akari ni
ayashiku
AH- kumo ga kakari
sasou
kocchi e kite
dou iu tsumori?
onnanoko no hanazono

kakushigoto wa mitsu no aji
nee…
nee…
ikenai yakusoku
zokuzoku
dokidoki
suru desho?
shiteru wa
kiken na asobi ne
fui ni mitsume atte
naze?
naze?
damatte shimatta
sashidasu
sono te wo
kasaneta
futari wa
oshibe meshibe yoru no chouchou

himitsu jibun janai mitai
MAMA kara okorare sou yo
himitsu dou exhibit 2 janai?
ima dake tanoshimimashou

AH- mita kotonai
hanatachi
AH- amazuppai
kaori
jirasanaide
oshiete ageru
onnanoko no hanazono

ai wa itsumo INMORARU
nee…
nee…
chikatzuku kuchibiru
dame dame
2 desho?
iyaiya
kawaii
issen wo koete
aishite shimatta no
mou
mou
toiki ga moreru wa
atsui no
honnou
kowai wa
yudanete
oshibe meshibe yoru no chouchou

“dareka ni miraretara dou suru no?”
“misete agemasho?”
“…watashi no koto, aishiteru?”
“fu fu… dou kashira ne…”
“nee, aishiteru?”
“kocchi e kinasai”
“onechama”
“yoshi yoshi, 2 ko ne…”

kakushigoto wa mitsu no aji
nee…
nee…
ikenai yakusoku
zokuzoku
dokidoki
suru desho?
shiteru wa
kiken na asobi ne
fui ni mitsume atte
naze?
naze?
damatte shimatta
sashidasu
sono te wo
kasaneta
futari wa
oshibe meshibe yoru no chouchou

INDONESIA (VERSI JKT48):

JKT48 – Benang Sari, Putik Dan Kupu-Kupu Malam

Malam ini rahasia ya
Kamu tak boleh bilang siapa-siapa
Datang ke sini juga rahasia
Terus sekarang mau apa?

Ah, di cahaya bulan
Misterius
Ah, awan menghiasi
Mengundang
Ayo ke sini
Apakah yang kau mau?
Ke taman bunga para gadis

Rasa madu adalah rahasianya
Ya
Ya
Ini janji yang terlarang
Ketakutan
Juga was-was
Terasa, kan?
Ya, terasa
Permainan berbahaya
Tiba-tiba saling memandang
Kenapa?
Kenapa?
Hanya terdiam saja kah?
Tangan yang
Diulurkan
Bersentuhan
Kita bagai
Sari bunga dan kupu-kupu malam

Aku tak biasa punya rahasia
Nanti pasti ‘kan dimarahi mama
Rahasia bukanlah masalah
Nikmati sajalah saat ini

Ah, bunga yang tak pernah
Aku lihat
Ah, aromanya itu
Manisnya
Jangan menggodaku
Akan aku ajari
Di taman bunga para gadis

Cinta itu ‘kan selalu immoral
Hei
Hei
Bibir yang mulai mendekat
Tidak boleh
Ah boleh lah
Jangan ah
Ih lucunya
Kita telah melewati
Batasnya dan saling mencinta
Sudah
Sudah
Nafas pun menjadi panjang
Panas sekali
Insting ini
Menakutkan
Menyerahlah
Sari bunga dan kupu-kupu malam

“Kalau dilihat orang bagaimana?”
“Ya udah, tunjukkan aja”
“Kamu cinta sama aku?”
“Hmm… Gimana ya?”
“Haaa, cinta nggak?”
“Ayo ke sini.”
“Kakak!”
“Iya, iya, anak baik.”

Rasa madu adalah rahasianya
Ya
Ya
Ini janji yang terlarang
Ketakutan
Juga was was
Terasa, kan?
Ya, terasa
Permainan berbahaya
Tiba-tiba saling memandang
Kenapa?
Kenapa?
Hanya terdiam saja kah?
Tangan yang
Diulurkan
Bersentuhan
Kita bagai
Sari bunga dan kupu kupu malam

INDONESIA (VERSI PENULIS):
Diam-diam kita bertemu di malam ini
Tanpa seorang pun yang berkata, oh tidak
Diam-diam kita ke tempat tidur ini
Apa yang akan kita lakukan di sini?

Ah, dengan sinar rembulan
Begitu mencurigakan
Ah, awan melayang-layang
Aku memanggilmu
Datanglah kemari
Apa yang akan kau katakan?
Si gadis dari kebun bunga

Apa yang tersembunyi adalah rasa madu
Hei
Hei
Janji yang begitu nakal
Aku gemetaran
Berdebar-debar
Begitukah?
Ya begitulah
Permainan yang berbahaya
Tiba-tiba kita pun saling memandang
Mengapa?
Mengapa?
Kita masih terdiam
Kuberikan
Tangan ini
Kemudian berbaring
Kita berdua
Benang sari, putik dan kupu-kupu malam

Rahasia ini rasanya bukan sepertiku
Ibu akan merasa sangat tidak senang
Rahasia ini bukankah tidak berarti?
Untuk sekarang, mari bersenang-senang

Ah, aku tak pernah melihat
Bunga-bunga itu
Ah, manis-pahitnya
Adalah keharuman
Tanpa mengganggu apa pun
Akan kuperlihatkan padamu
Gadis dari kebun bunga

Cinta itu selalu tidak bermoral
Hei
Hei
Jangan dengan bibir itu
Mendekatlah
Apa boleh?
Tidak, tidak
Lucunya
Kita melewati batas garisnya
Kita pun saling jatuh cinta
Sudahlah
Sudahlah
Aku kehabisan nafas
Begitu panas
Naluri ini
Begitu menyeramkan
Kuberikan kepadamu
Benang sari, putik dan kupu-kupu malam

“Jika seseorang melihat, apa yang akan kita lakukan?”
“Apakah kita perlihatkan saja?”
“apakah kau mencintaiku?”
“Hehe, entahlah”
“Hei, apakah kau mencintaiku?”
“Datanglah kemari”
“Kakak!”
“Ya, ya, anak baik”

Apa yang tersembunyi adalah rasa madu
Hei
Hei
Janji yang begitu nakal
Aku gemetaran
Berdebar-debar
Begitukah?
Ya begitulah
Permainan yang berbahaya
Tiba-tiba kita pun saling memandang
Mengapa?
Mengapa?
Kita masih terdiam
Kuberikan
Tangan ini
Kemudian berbaring
Kita berdua
Benang sari, putik dan kupu-kupu malam


Sumber http://www.kazelyrics.com