Planet-Planet Anggota Tata Surya

Tata surya yakni kumpulan dari matahari, planet, dan benda langit lainnya. Anggota tata surya beredar mengelilingi matahari sebagai sentra tata surya. Lintasan peredaran benda-benda langit berbentuk ellips. Ilmu yang mempelajari ihwal tata surya disebut ilmu astronomi. Jarak matahari ke bumi yaitu 500 detik cahaya (+ 150 juta km). Jari-jari matahari yakni 109 x jari-jari bumi (jari-jari bumi yakni 6.373 km).

Penyusun tata surya meliputi matahari, planet-planet, bintang, dan satelit. Planet merupakan benda langit yang mengelilingi matahari dengan lintasan dan kecepatan tertentu. Lintasan planet berbentuk ellips. Lintasan ini disebut orbit. Planet tidak mempunyai cahaya sendiri tetapi memantulkan cahaya bintang. Ada 8 planet yang kita kenal dikala ini. Kedelapan planet tersebut yaitu: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus. Dulu kita mengenal planet kesembilan yaitu Pluto. Tetapi berdasarkan akad para ilmuwan, Pluto tidak termasuk planet.

Pluto memiliki orbit memanjang yang aneh. Pluto memiliki perilaku yang lebih ibarat objek Sabuk Kuiper dibanding sebuah planet. Sabuk Kuiper yakni episode dari objek Trans-Neptunus. Orbit Pluto terhadap matahari juga terlalu melengkung dibandingkan delapan planet lainnya. Pluto berukuran sangat kecil, bahkan lebih kecil dari bulan. Beberapa astronom menyarankan International Union- sebuah tubuh yang mengurusi penamaan dan penggolongan benda langit biar tidak memasukkan Pluto ke dalam planet. Namun, beberapa astronom tetap ingin memasukkan Pluto sebagai planet. Alasannya, Pluto memiliki bentuk lingkaran ibarat planet. Berbeda dengan komet dan asteroid yang bentuknya cenderung tak beraturan. Pluto juga mempunyai atmosfer dan animo layaknya planet.

Planet-planet yang garis edarnya di dalam garis edar bumi disebut planet dalam. Planet dalam meliputi Merkurius dan Venus. Planet-planet yang garis edarnya di luar garis edar bumi disebut planet luar. Planet luar meliputi Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Kedelapan planet di atas berputar mengelilingi matahari. Perputaran planet mengelilingi matahari disebut revolusi. Lamanya  waktu yang diharapkan sebuah planet untuk sekali revolusi disebut  kala revolusi. Selain mengelilingi matahari, planet-planet juga berputar pada porosnya. Perputaran planet pada porosnya disebut rotasi. Lamanya waktu yang diharapkan sebuah planet untuk sekali rotasi disebut kala rotasi.

Animasi Bumi 

Berikut ini yakni delapan planet yang merupakan anggota tata surya.
1. Merkurius
Planet ini bergerak paling cepat dari planet-planet lain dan jaraknya paling bersahabat dari matahari. Merkurius memiliki diameter 4.862 km, kira-kira — diameter bumi dan massanya dibandingkan dengan massa bumi yakni 1 : 27. Karena jaraknya paling bersahabat dengan matahari, planet ini menjadi planet terpanas pada siang hari dan paling cuek pada malam hari. 
Merkurius sering mengalami gesekan dengan asteroid sehingga permukaannya dipenuhi kawah-kawah dengan kawah terbesar berdiameter 1.300 km, yaitu Cekungan Caloris. Merkurius tidak memiliki satelit yang mengiringinya. Karena jaraknya paling bersahabat dengan matahari, planet ini memiliki periode revolusi paling cepat, yaitu 88 hari. Sementara itu, periode rotasi Merkurius yakni 59 hari.
2. Venus
Venus merupakan planet yang paling ibarat dengan bumi, hanya saja atmosfer Venus lebih padat sehingga tekanan atmosfernya mencapai 100 kali tekanan atmosfer bumi. Diameter planet ini yakni 12.190 km. Atmosfernya didominasi oleh gas CO2 (hampir 96%), gas nitrogen (3,5%), dan sisanya terdiri atas uap air dan gas lain. Akibatnya, timbul efek rumah beling yang menyebabkan suhu menjadi sangat tinggi, diperkirakan mencapai 750 K. 
Permukaan Venus lebih datar dan hanya memiliki dua dataran tinggi yaitu Ishtar dan Aphrodite. Venus merupakan planet yang sangat terperinci walaupun sebagian besar permukaannya diselimuti awan tebal. Karena terangnya, Venus dapat dilihat oleh insan di bumi sekitar 4 jam sebelum matahari terbit. Selain Merkurius, Venus merupakan planet yang tidak memiliki satelit. 
Pergerakan planet ini untuk mengitari porosnya (rotasi) memiliki periode yang paling lama dibandingkan planet-planet lain. Dalam perhitungan bumi, waktu yang diharapkan Venus untuk sekali berotasi yakni 243 hari. Berbeda dengan planet lain, arah rotasi venus berlawanan dengan planet lain, yaitu dari timur ke barat. Akibatnya, di Venus matahari terbit dari barat ke timur. Sementara itu, waktu yang harus dilalui Venus untuk mengelilingi matahari yakni 225 hari.
3. Bumi
Bumi yakni satu-satunya planet dalam tata surya yang memiliki penghuni. Berbeda dengan planet lain, sebagian besar permukaan bumi ditutupi oleh air, yaitu mencapai – episode bumi. Karenanya, dari langit di atas sana, bumi terlihat kebiru-biruan. Bumi merupakan planet ketiga terdekat dari matahari dengan jarak 150 juta km.

Pergerakan bumi mengitari porosnya (rotasi) telah menyebabkan bentuk bumi tidak seutuhnya bulat, melainkan lonjong (elips). Jari-jari bumi di episode kutubnya yakni 6.356,8 km sedangkan episode khatulistiwanya berjari-jari 6.378,1 km. Waktu yang diharapkan bumi untuk berevolusi, yaitu 365 hari yang biasa disebut sebagai satu tahun Masehi. Sedangkan, periode rotasinya yakni 23,9 jam atau dibulatkan 24 jam, yaitu satu hari bumi. Bumi memiliki sebuah satelit yang berjulukan bulan.
4. Mars
Mars merupakan planet yang unik karena warnanya yang merah. Planet ini berdiameter setengah kali diameter bumi, yaitu 6.780 km, dan massanya dibandingkan dengan massa bumi yakni 1 : 9. Susunan atmosfer Mars didominasi oleh gas CO2 yang mencapai 95% sehingga menjadikan terjadi efek rumah kaca. Seluruh planet Mars diselimuti air dalam bentuk padat (es).
Suatu penelitian terhadap planet Mars memperlihatkan bahwa di planet ini pernah terjadi fatwa sungai yang alami. Namun, karena suhu yang sangat dingin, fatwa ini tak pernah terjadi lagi semenjak berjuta-juta tahun yang lalu. Perubahan suhu ini diperkirakan karena terjadinya gesekan planet Mars dengan asteroid yang sangat besar yang berakibat terlemparnya sebagian atmosfer Mars ke langit. Berdasarkan penemuan ini, peneliti hanya mampu menduga bahwa suhu di Mars pernah hangat ibarat di bumi. 
Mars memerlukan 1,9 tahun untuk sekali mengelilingi matahari. Sedangkan, untuk sekali berputar mengelilingi porosnya, waktu yang diharapkan Mars yakni 24,6 hari. Mars memiliki dua benda langit yang selalu mengiringinya, yang berjulukan Phobos dan Demos.
5. Jupiter
Jupiter yakni planet terbesar dibandingkan dengan planet-planet lainnya. Diameter Jupiter yakni 142.860 km atau 10 kali diameter bumi dan massanya 300 kali massa bumi. Atmosfer Jupiter tersusun oleh hidrogen, helium, dan hidrogen yang diperkaya metana, amoniak, dan air.
Meskipun memiliki diameter dan massa yang paling besar dibanding planet lain, Jupiter hanya memerlukan waktu 9,8 jam untuk satu kali rotasi. Waktu ini merupakan waktu tercepat yang dimiliki planet untuk berotasi. Akibatnya,  bagian ekuator Jupiter lebih cembung dan muncul arus angin yang sangat berpengaruh di atmosfernya. Jarak Jupiter ke matahari yakni sekitar 778 km. Sehingga waktu yang diharapkan Jupiter untuk satu kali revolusi mencapai 11,9 tahun. 
Jupiter memiliki satelit paling banyak dengan ukuran yang besar-besar. Satelit yang dimiliki Jupiter berjumlah 31, yaitu Metis, Andrastea, Almathea, Thebe, Io, Europa, Ganymede, Calisto, Leda, Himalia, Lysithea, Elara, Aananke, Carme, pasiphea, Sinope, dan 18 lagi belum ada namanya. Satelit terbesar yakni Ganymede yang ukurannya lebih besar dari Merkurius.
6. Saturnus
Saturnus yakni planet terbesar kedua setelah Jupiter. Saturnus merupakan satu-satunya planet yang memiliki pemanis sangat mengagumkan berupa cincin yang disusun oleh kristal-kristal es dan materi karbon. Diameter Saturnus hampir sama dengan diameter Jupiter, yaitu 120.000 km atau 10 kali diameter bumi. Namun, massanya dibandingkan dengan massa bumi yakni 1:95. Atmosfer Saturnus disusun oleh hidrogen dan hidrogen yang diperkaya oleh unsur lain.
Periode rotasi Saturnus hanya berbeda 0,9 jam dari Jupiter, sedangkan periode revolusinya hampir 2,5 kali periode revolusi Jupiter, yaitu 29,5 tahun. Saturnus memiliki 30 satelit, yaitu Atlas, 1980 S27 1980 S26, Eupemetheus, Janus, Mimas, Corbital, Encelandus, Tethys, Telesto, Calypso, Dione, Dione Coorbital, 1980 S5, 1980 S6, Rhea, Titan, Hyperion, Laetus, Phoebe, dan 9 lagi belum ada namanya. Satelit terbesarnya yakni Titan dengan diameter sekitar 5.000 km.
7. Uranus
Uranus berdiameter 4 kali diameter bumi, yaitu 50.100 km dan massanya 15 kali massa bumi. Periode rotasi Uranus yakni 17 jam, sedangkan periode revolusinya yakni 84 tahun. Berdasarkan pengamatan satelit, Uranus hanya tampak ibarat bulatan biru sehingga sulit dipelajari. Para peneliti menduga bahwa warna biru ini disebabkan oleh atmosfer Uranus yang didominasi oleh gas metana. Satelit yang dimiliki Uranus berjumlah 21, yaitu Ariel, Umbriel, Titania, Oberon, Miranda, Puck, Cordelia, Ophelia, Bianca, Cresida, Desemona, Juliet, Portia, Rosalin, Belinda, dan 5 lagi belum ada namanya.
8. Neptunus
Neptunus merupakan planet yang tampak dari bumi ibarat chip biru yang terlihat indah. Diameter Neptunus yakni 48.600 km atau kira-kira 3,9 kali diameter bumi. Berbeda dengan warna biru bumi yang diakibatkan pantulan air, warna biru yang ditampakkan Neptunus diakibatkan oleh susunan gas metana yang mendominasi atmosfernya.
Atmosfer Neptunus memiliki kerapatan yang berbeda-beda sehingga angin di Neptunus dapat bertiup dengan kecepatan tinggi, mencapai 2.200 km/jam. Neptunus berevolusi dengan periode 164,8 tahun dan berotasi selama 15,8 jam sekali. Neptunus memiliki 8 satelit yang masing-masing berjulukan Triton, Nereid, Naiad, Thalasa, Despina, Galatea, Larissa, dan Proteus.

Posisi Kita di Alam Semesta