Sistem Tata Surya


Pusat Tata Surya
Tata surya ialah kumpulan dari matahari, planet, dan benda langit lainnya. Anggota tata surya beredar mengelilingi matahari sebagai sentra tata surya. Lintasan peredaran benda-benda langit berbentuk ellips. Ilmu yang mempelajari wacana tata surya disebut ilmu astronomi. Jarak matahari ke bumi yaitu 500 detik cahaya (+ 150 juta km). Jari-jari matahari ialah 109 x jari-jari bumi (jari-jari bumi adalah 6.373 km).


Cahaya matahari yang bening sebetulnya terdiri dari beberapa warna. Cahaya matahari meliputi warna merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu (mejikuhibiniu). Uraian warna ini dinamakan spektrum warna. Cahaya yang dipancarkan matahari berasal dari energi yang dihasilkan oleh reaksi nuklir. Reaksi ini menggabungkan atom-atom hidrogen.

Susunan lapisan matahari, meliputi:
  • Fotosfer : lapisan cahaya putih merah yang menyelubungi permukaan matahari.
  • Kromosfer : selubung gas berwarna kemerah-merahan.
  • Korona : lapisan terluar matahari yang berwarna putih. Dapat dilihat pada ketika gerhana matahari.

Penyusun Tata Surya
Penyusun tata surya meliputi matahari, planet-planet, bintang, dan satelit. Planet merupakan benda langit yang mengelilingi matahari dengan lintasan dan kecepatan tertentu. Lintasan planet berbentuk ellips. Lintasan ini disebut orbit. Planet tidak mempunyai cahaya sendiri tetapi memantulkan cahaya bintang. Ada 8 planet yang kita kenal ketika ini. Kedelapan planet tersebut yaitu: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus. Dulu kita mengenal planet kesembilan yaitu Pluto. Tetapi berdasarkan janji para ilmuwan, Pluto tidak termasuk planet.
Pluto memiliki orbit memanjang yang aneh. Pluto memiliki perilaku yang lebih menyerupai objek Sabuk Kuiper dibanding sebuah planet. Sabuk Kuiper ialah bab dari objek Trans-Neptunus. Orbit Pluto terhadap matahari juga terlalu melengkung dibandingkan delapan planet lainnya. Pluto berukuran sangat kecil, bahkan lebih kecil dari bulan.

Beberapa astronom menyarankan International Union- sebuah tubuh yang mengurusi penamaan dan penggolongan benda langit semoga tidak memasukkan Pluto ke dalam planet. Namun, beberapa astronom tetap ingin memasukkan Pluto sebagai planet. Alasannya, Pluto memiliki bentuk bulat menyerupai planet. Berbeda dengan komet dan asteroid yang bentuknya cenderung tak beraturan. Pluto juga mempunyai atmosfer dan demam isu layaknya planet.

Planet-planet yang garis edarnya di dalam garis edar bumi disebut planet dalam. Planet dalam meliputi Merkurius dan Venus. Planet-planet yang garis edarnya di luar garis edar bumi disebut planet luar. Planet luar meliputi Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Kedelapan planet di atas berputar mengelilingi matahari. Perputaran planet mengelilingi matahari disebut revolusi. Lamanya waktu yang diharapkan sebuah planet untuk sekali revolusi disebut kala revolusi. Selain mengelilingi matahari, planet-planet juga berputar pada porosnya. Perputaran planet pada porosnya disebut rotasi. Lamanya waktu yang diharapkan sebuah planet untuk sekali rotasi disebut kala rotasi.
Merkurius adalah planet terdekat dengan matahari. Oleh alasannya ialah itu, Merkurius
membutuhkan waktu yang lebih singkat untuk berevolusi. Setelah Merkurius, ada planet Venus yang dikenal sebagai bintang kejora. Planet bumi ialah planet ketiga dihitung dari matahari. Bumi merupakan satu-satunya planet yang terdapat kehidupan. Venus adalah planet keempat. Venus tampak kemerahan, akibatnya sering disebut planet merah.

Jupiter merupakan planet terbesar dalam tata surya. Planet Saturnus juga berukuran besar. Planet ini tampak cantik alasannya ialah cincin yang sangat terperinci yang mengitarinya. Planet terjauh dari matahari adalah Neptunus. Oleh alasannya ialah ini planet ini memerlukan waktu yang relatif lebih lama untuk berevolusi.

Selain planet terdapat benda-benda langit yang lain. Benda-benda langit tersebut, meliputi:
a. Satelit
Satelit merupakan benda-benda langit yang bergerak mengelilingi planet. Satelit memantulkan cahaya bintang. Contoh: bulan, satelit buatan, dan lain-lain.

b. Asteroid
Asteroid merupakan planet-planet kecil bergaris tengah antara 5-400 km. Asteroid beredar antara lintasan Mars dan Jupiter. Beberapa asteroid berukuran besar, antara lain Ceres, Pallas, Juno, dan Vesta.

c. Meteoroid
Meteor yang jatuh dan hingga di permukaan bumi disebut meteorit. Apabila masuk atmosfir bumi, meteoroid akan menyala (terbakar) alasannya ialah bergesekan dengan udara. Meteoroid yang terbakar di lapisan udara disebut meteor. Meteoroid merupakan benda langit yang mengembara alasannya ialah tidak memiliki lintasan yang tetap.

d. Komet
Komet sering disebut bintang berekor. Komet merupakan benda langit yang bergerak mengelilingi matahari dengan lintasan sangat panjang. Komet menyala dan bercahaya. Contoh: Komet Halley yang terlihat dari bumi setiap 76 tahun sekali. Komet Halley pertama kali dicatat dan diamati oleh Edmund Halley pada tahun 1682.