Mau Nyate? Coba Ini Supaya Daging Empuk

Idul Adha, atau Hari Raya Qurban memang identik dengan sate. Biasanya, malam sesudah pemotongan hewan, aroma sate akan tercium di banyak tempat. Saat ini memang berkah untuk berkumpul bersama teman atau keluarga.

Supaya program nyate makin meriah, jangan lupa siapkan daging kambing yang empuk. Ada beberapa cara yang dapat dicoba.
 

beritadaerah.com
Persiapan pertama:

Jangan basuh daging kambing dengan air. Karena hal ini justru menciptakan daging kambing menjadi alot (keras). Selain itu, pembersihan dengan air tak akan menghilangkan amis prengus (bau khas pada daging kambing). Sebaiknya siram atau bilas dengan air perasan jeruk nipis.

Langkah selanjutnya semoga daging kambing empuk, dapat dipilih di bawah ini:

1. Cara yang paling umum gunakan daun pepaya.  Daun pepaya mengandung enzim yang dapat memecah protein daging. Agar empuk, bungkus daging kambing dengan daun pepaya yang sudah diremas sebentar. Kemudian biarkan selama 10 menit.

2. Atau gunakan buah nenas muda. Nenas juga mempunyai senyawa enzim yang dapat memecah protein pada daging kambing, sehingga membuatnya menjadi empuk.

Pertama, lembutkan nenas hingga menyerupai jus. Lalu barulah lumurkan jus nenas ini ke kedua sisi daging. Namun, jangan membiarkan daging dalam lumuran nenas terlalu lama, maksimal 10 menit saja. Daging kambing yang terlalu usang didiamkan dengan lumuran nenas akan menciptakan dagingnya menjadi terlalu empuk.

3. Bisa juga memakai air kelapa. Caranya, rendam daging ke dalam air kelapa sebelum dibakar. Selain menambah empuk, air kelapa juga dapat meredam amis prengus pada kambing.

4. Terkadang dalam keadaan darurat, tak tersedia nenas atau daun pepaya. Kamu dapat juga gunakan tepung kanji. Di warung atau toserba banyak yang menjualnya. 

Sebelum dibakar, daging sate yang sudah ditusuk dapat dilumuri dengan sedikit tepung kanji. Diamkan sekitar 15 menit, kemudian goyang-goyang sebentar untuk menghilangkan tepung kanjinya sebelum sate mulai dibakar.

Itulah tips yang dapat dicoba. Terakhir, upayakan ketika mengkremasi sate, daging kambing jangan banyak terkena api secara langsung. Daging yang menghitam membuatnya keras. Kaprikornus cukup terkena hawa panas arang hingga daging berubah warna dan matang.

Sumber:
carapedia


Sumber http://www.apakabardunia.com