Mengetahui Fakta Soal Rambut, Yuk!

Apa bagian-bagian rambut, apa fungsinya? Bagaimana rambut bertumbuh, dan mengapa rontok? Mengapa ada rambut lurus, ikal, keriting, hitam, pirang, cokelat, merah? Semua akan diuraikan satu-persatu.

 

koraorganics.com
Rambut manusia, selama ini kita selalu menyebut pada bab yang tumbuh di kepala. Sesungguhnya, rambut juga mencakup semua yang ada di tubuh. Kaprikornus mulai dari kepala, alis, hidung, telinga, kumis, jenggot, cambang, dada, tangan, sampai kaki tetap disebut rambut. Memang, penamaan ‘bulu’ pada bagian-bagian selain rambut sudah umum, maka tak ada yang salah dengan penyebutan tersebut. Walau demikian, sel-sel yang membentuk ‘bulu’ pada hidung, mata, tangan, dada, kaki, sama dengan sel pada rambut di kepala. Ok, secara ilmiah, kita sebut semuanya dengan rambut.

Nah, rambut pada seluruh badan ini terbagi menjadi dua kelompok besar yakni:

1. Rambut terminal
Rambut terminal yaitu rambut kasar, tebal, panjang, dan banyak mengandung pigmen. Terdapat di kepala, alis, bulu mata, ketiak, serta organ kemaluan.

2. Rambut velus
Ini yaitu rambut halus, pendek, dan sedikit mengandung pigmen. Terdapat di seluruh badan lainnya mirip tangan, dada, kaki, kecuali telapak tangan dan kaki tentunya.

Fungsi rambut

Tuhan membuat rambut pada insan dengan fungsi yang sangat berguna. Selain sekarang rambut berperan secara estetika (membuat kita lebih bergaya dengan tatanan rambut tertentu), juga berfungsi secara kesehatan.

Rambut di kepala membuat kita tetap hangat. Rambut pada hidung, telinga, dan sekitar mata untuk melindungi organ dari abu dan partikel lainnya. Alis dan bulu mata juga melindungi mata dengan cara mengurangi cahaya semoga tak pribadi menerpa indera netra kita. Rambut pada badan selain membuat lebih hangat, juga menjadi alas yang melindungi badan dari luka.

Bagian Rambut

Secara biologi, rambut terdiri dari tiga bab utama, yaitu ujung rambut, batang rambut dan akar rambut.

Ujung rambut merupakan bab yang berbentuk runcing terdapat pada bab final rambut. Lalu batang rambut yaitu bab rambut yang berada di luar kulit berupa benang-benang halus, terdiri dari keratin atau sel-sel tanduk.
 

 indonesian.ipl-laser-machine.com
Akar rambut yaitu bab yang terdapat di dalam kulit jangat. Ini terdiri atas folikel, bulbus (hair bulb), papila, pembuluh darah, kelenjar minyak, kelenjar keringat, dan pigmen rambut. Folikel merupakan terusan yang mirip kantong rambut dan berperan melindungi tunas rambut.

Sementara bulbus yaitu bab akar yang menggelembung dan mengandung sel-sel aktif yang membentuk rambut, terdapat di bawah folikel. Gunanya untuk menyerap udara serta kotoran dan sebum yang menumpuk.

Papila merupakan daerah untuk membuat sel-sel tunas rambut dan sel-sel pigmen melanin yang memilih warna pada rambut. Papila berada di folikel paling bawah, sehingga juga bertugas mendapatkan nutrisi dari folikel.

Ketika sel-sel rambut gres tumbuh dan bertambah, akan memproduksi keratin untuk mengeraskan strukturnya. Saat inilah rambut bertumbuh panjang, dan bab sel-sel ini didorong ke luar folikel kemudian muncul di permukaan sebagai batang rambut. Pembuluh darah yang berada di bab akar rambut ini kemudian menyuplai nutrisi bagi sel-sel epidermis untuk tetap tumbuh.

Rambut diketahui tumbuh lebih cepat di cuaca panas dan tumbuh lebih lambat pada malam hari. Menurut penelitian, setiap helai rambut tumbuh sepanjang 6 mm dalam 1 bulan dan akan tetap tumbuh sampai 6 tahun. Selanjutnya rambut akan rontok dengan sendirinya.

Namun, kondisi di atas mungkin terjadi pada pertumbuhan rambut ‘normal’. Bila dilakukan perawatan, bisa jadi rambut akan terus bertumbuh panjang mirip beberapa orang yang mencetak rekor dengan rambut panjang sampai bermeter-meter.

 

Lapisan pada rambut.
 
Serupa kulit, materi dasar rambut yaitu serat protein keratin yang dibuat oleh keratinosit di dalam epidermis (lapisan kulit terluar). Tiap helai batang rambut terdiri dari kombinasi kompleks senyawa protein yang dibagi lagi menjadi tiga:

 

 duniaperempuan.com
1. Kutikula
Disebut juga selaput rambut. Lapisan terluar yang tipis dan tak berwarna ini berperang melindungi semoga inti keratin protein yang berserat senantiasa terjaga. Kutikula mempunyai protein yang terkait dekat sebagai pertahanan terhadap kerusakan.

Pemakaian zat-zat kimia berlebih pada rambut bisa merusak lapisan kutikula, yang pada kesudahannya tidak bisa lagi melindungi badan dari kerusakan. Karena itulah, sebisa mungkin lakukan perawatan rambut yang sempurna semoga tak merusak kutikula.

2. Korteks
Korteks atau kulit rambut berada di antara kutikula dan medula. Terdiri dari kombinasi mikrofilamen, yaitu benang-benang halus atau fibril yang sangat terstuktur. Lapisan korteks yang tebal ini memuat pigmen melanin – zat yang memberi warna pada rambut.

Dari pigmen melanin pada korteks inilah yang membuat seseorang bisa mempunyai rambut hitam, pirang, merah, cokelat. Pada rambut pirang, hal ini terjadi akhir rendahnya jumlah melanin dalam korteks ini.

3. Medula
Medula disebut juga sumsum rambut. Letaknya pada lapisan terdalam yang dibuat oleh zat tanduk yang berwujud anyaman dengan rongga-rongga berisi udara. Lapisan ini sanggup memantulkan cahaya.

Pada lapisan ini pula yang menjadi dasar rambut berbentuk lurus atau keriting. Pada rambut lurus, penampang melintangnya berbentuk lingkaran atau lonjong, dan berombak pada satu sisi. Sementara pada rambut keriting, bentuk penampang melintangnya tidak menentu, kadang berbentuk mirip ginjal.

Bagaimana rambut bertumbuh?

Semua sel pada tubuh, termasuk sel rambut, mempunyai siklus tumbuh, tidak tumbuh, dan akhirnyat mati. Pada sel rambut berarti kerontokan.

Seperti disinggung di atas, proses pertumbuhan rambut dimulai dengan pembentukan sel-sel gres di bab akar rambut. Lalu sel-sel ini didorong ke luar dan menjadi batang rambut. Saat tumbuh ke luar, sel-sel ini berhenti menyerap nutrisi dan mulai menghasilkan keratin. Proses ini dinamai ‘keratinisasi’. Saat inilah, sel-sel rambut pun mati dan bersama keratin membentuk batang rambut.

Ada tiga fase pertumbuhan rambut yakni:

1. Fase anagen
Pada kulit kepala terdapat sekitar 100.000 helai rambut dan sebagian besar masih dalam fase pertumbuhan. Rambut berada pada fase ini selama 2-6 tahun (bervariasi pada tiap individu secara genetis).

2. Fase katagen
Fase anagen diikuti oleh fase katagen. Yakni fase peralihan di mana terjadi regresi folikel rambut, pengurangan panjang, dan volume rambut. Fase ini berlaku sekitar 2-3 minggu.

3. Fase telogen
Fase ini merupakan fase istirahat dari siklus rambut, berlangsung sekitar 3 bulan. Lalu diakhiri dengan perontokan serta pembentukan tunas rambut baru. Kerontokan rambut yang terjadi pada ambang normal yaitu 75-100 helai rambut.

Kulit kepala yang normal mempunyai sekitar 90% rambut dalam fase anagen dan 10% rambut dalam fase telogen.

beritaterkiniku.info
 
Mengapa ada uban?

Rambut sanggup memutih atau kita sebut ‘uban’ alasannya pada usia tua, pigmen melanin pada rambut tidak lagi terbentuk.

Bagaimana cara merawat rambut yang baik? Akan dibahas lain kesempatan, ya…

Dari banyak sekali sumber (special credit: Kartini)


Sumber http://www.apakabardunia.com